Loading...

Model Model Komunikasi

Pembahasan Mengenai Model Model Komunikasi

Hai Pembaca, Kali ini Informasi Ahli akan membahas mengenai model model komunikasi.
 
Model model komunikasi yaitu model analis dasar komunikasi, model proses komunikasi dan yang terakhir model komunikasi partisipasi. Lebih lanjut mengenai model model komunikasi sebagai berikut.
1. Model Analisis Dasar Komunikasi
Salah satu dari model model komunikasi yaitu model analisis dasar komunikasi. Model komunikasi ini dinilai sebagai suatu model klasik atau model pemula komunikasi yang dikembangkan sejak Aristoteles, kemudian Lawsel hingga Weaver dan Shannon. Aristoteles membuat model komunikasi yang terdiri atas tiga unsur, yaitu siapa, mengatakan apa dan terakhir kepada siapa. Model komunikasi yang dibuat Aristoteles belum menempatkan unsur media dalam proses komunikasi karena belum ada media seperti surat kabar pada massanya.
 
Model dasar komunikasi yang dibuat Aristoteles telah mempengaruhi Harold D Lasswell, yang kemudian membuat model komunikasi yang dikenal dengan formula Lasswell. Model komunikasi Lasswell terdiri atas 5 unsur, yaitu siapa, mengatakan apa, melalui apa, kepada siapa dan apa akibatnya. Lasswell melihat bahwa suatu proses komunikasi selalu mempunyai efek atau pengaruh. Oleh karena itu tidak menghendaki kalau model Lasswell ini banyak menstimuli riset komunikasi, khususnya pada bidang komunikasi massa dan komunikasi publik.
 
Perkembangan selanjutnya yaitu Claude E Shannon dan Warren Weaver mengemukakan model komunikasi matematik melalui telepon. Proses komunikasi dimulai dari sumber yang menciptakan pesan, kemudian ditansmit melalui saluran kawat atau gelombang udara. Pesan ini ditangkap oleh pesawat penerima yang merekonstruksi kembali sinyal itu sampai kepada tujuannya. Tujuan disini adalah penerima yang menjadi sasaran pesan.
 
Dalam proses komunikasi yang diungkapkan Shannon, salah satu unsurnya yang cukup penting ialah gangguan (noise). Gangguan disini menunjukkan adanya rintangan yang terjadi pada saluran, sehingga menghasilkan suatu pesan yang berbeda sepertia yang ditransmit oleh sumber. Oleh karena itu Shanon dan Weaver menyarankan bahwa untuk berhasilnya proses komunikasi yang sempurna, sebaiknya semua gangguan diatasi lebih dulu sebelum proses komunikasi berlangsung.
2. Model Proses Komunikasi
Salah satu dari model model komunikasi adalah model proses komunikasi. Salah satu model yang banyak digunakan untuk menggambarkan proses komunikasi ialah model sirkular yang dibuat oleh Schramm bersama Osgood. Model ini menggambarkan komunikasi sebagai proses yang dinamis, yang di mana pesan ditransmit melalui proses encoding dan juga decoding. Proses Encoding adalah translasi yang dilakukan oleh sumber atas sebuah pesan, dan proses decoding adalah translasi yang dilakukan oleh penerima terhadap pesan yang berasal dari sumber. Hubungan antara encoding dan decoding yaitu hubungan antara sumber dan penerima secara simultan dan saling mempengaruhi satu sama lain.
 
Pada model komunikasi ini bisa berfungsi ganda sebagai pengirim pesan dan penerima. Pada tahap awalnya, sumber berfungsi sebagai encoder dan penerima sebagai decoder. Pada tahap selanjutnya penerima berfungsi sebagai pengirim dan sumber sebagai penerima. Jadi disini sumber pertama akan menjadi penerima kedua dan penerima pertama akan berfungsi sebagai sumber kedua, begitu seterusnya.
Pelaku komunikasi baik sumber penerima dalam model komunikasi ini mempunyai kedudukan yang setingkat. Oleh karena itu proses komunikasi dapat dimulai dan berakhir di mana dan kapan saja.
 
3. Model Komunikasi Partisipasi
Salah satu dari model model komunikasi ialah model komunikasi partisipasi. D Lawrence Kincaid dan Everett M Rogers mengembangkan sebuah model komunikasi berdasarkan prinsip pemusatan yang dikembangkan dari teori informasi dan teori siberneti. Model komunikasi ini baru muncul setelah melihat berbagai kelemahan model komunikasi satu arah yang telah mendominasi berbagai riset komunikasi sebelumnya.
Teori sibernatik melihat komunikasi sebagai suatu sistem yang di mana semua unsur saling bermain dan mengatur dalam memproduksi luarannya. Keberhasilan dari teori ini telah ditunjukkan dalam merakit berbagai macam teknologi canggih seperti komputer, radar dan peluru kendali jarak jauh.
 
Dalam konteks komunikasi antara manusia, Kincaid mencoba berpijak dari konsep sibernetik dengan melihat komunikasi sebagai suatu proses yang memiliki kecenderungan bergerak ke arah suatu titik temu. Jadi dapat dikatakan bahwa komunikasi adalah suatu proses yang di mana dua orang atau lebih saling menukar informasi untuk mencapai kebersamaan pengertian satu sama lainnya dalam situasi saat mereka berkomunikasi.
 
Jika model model komunikasi yang dikemukakan di atas ingin dibandingkan satu sama lainnya, maka pandangan para ahli komunikasi terakhir melihat bahwa ada perbedaan orientasi antara model model komunikasi yang telah ada, yaitu model komunikasi kontemporer (paradigma baru) yang memberi tekanan pada khalayak dan bersifat dua arah (dialogis), interaktif (saling mempengaruhi) dan saling membagi yang mengarah pada saling pengertian (mutual understanding). Sedangkan model komunikasi yang berdasarkan pada paradigma lama, memberikan tekanan pada sumber sebagai pelaku yang dominan, satu arah dan berusaha untuk mempengaruhi khalayak dengan metode persuasi propaganda. Dalam komunikasi yang multidimensional semua elemen berada dalam posisi sama untuk dapat mempengaruhi dan dipengaruhi.
 
Sekian dari informasi ahli mengenai model model komunikasi, semoga tulisan informasi ahli mengenai model model komunikasi dapat bermanfaat.

Sumber Tulisan Informasi Ahli :

– Hafied Cangara, 2004. Pengantar Ilmu Komunikasi. Penerbit Raja Grafindo Persada : Jakarta.
Gambar Model Model Komunikasi

Gambar Model Model Komunikasi

 
Model Model Komunikasi | ali samiun |