Apa itu Hukum ?

Loading...

Pembahasan Mengenai Apa itu Hukum ?

Hai Pembaca, Kali ini Informasi Ahli akan membahas mengenai apa itu hukum.
 
Hukum itu mengatur hubungan anggota masyarakat yang seorang dengan yang lain, begitu juga hubungan antara anggota itu dengan masyarakatnya. Dalam suatu masyarakat terdapat hubungan orang yang satu dengan yang lain dan keduanya merupakan anggota masyarakat, antara orang dalam golongannya, antara orang dalam keluarganya, antara orang dengan agamanya. Perkawinan, tempat kediaman, keanggotaan organisasi, bermacam-macam perjanjian yang diadakan dalam lapangan perniagaan dan seterusnya merupakan hubungan kemasyarakatan yang diatur oleh apa yang dinamakan hukum.
 
Hukum itu gejala kemasyarakatan, gejala sosial. Agar ada hukum, maka perlu ada masyarakat orang. Jika tidak ada masyarakat orang, maka tentu tidak ada hukum. Oleh sebab itu tidak dapat dikatakan terlebih dahulu hubungan konkrit macam apa yang terdapat dalam sesuatu masyarakat, beraneka warna, maka tidak dapat pula bagi seseorang mengatakan hukum macam aoa yang mengatur hubungan konkrit tersebut. Sebab hubungan-hubungan yang diatur oleh hukum ada seribu satu macam dan demikian juga halnya dengan segi-segi hukum itu, maka tidak mungkin dibuat definisi hukum yang meliputi segala-galanya.
 
| Hukum Sebagai Gejala Sosial |
Manusia dari kelahiran sampai meninggal, hidup diantara manusia lain, yaitu hidup di dalam pergaulan pergaulan dengan manusia lain. Manusia adalah anggota masyarakat. Masing-masing anggota masyarakat itu berkepentingan sama, tetapi ada juga anggota-anggota yang mempunyai kepentingan yang bertentangan. Pertentangan antara kepentingan-kepentingan manusia itu dapat menimbulkan kekacauan dalam masyarakat, yaitu bilama dalam masyarakat tidak ada suatu kekuasaan. Kekuasan yang dimaksud yaitu suatu tata tertib yang dapat menyeimbangkan usaha-usaha yang dilakukan untuk memenuhi kepentingan yang bertentangan tersebut.
 
Oleh sebab itu, supaya perdamaian terutama perdamaian ekonomis dalam masyarakat tetap terpelihara, maka oleh manusia sendiri (yaitu golongan yang berkepentingan) dibuat petunjuk-petunjuk hidup. Supaya perdamaian dalam masyarakat tetap ada, maka masyarakat memerlukan petunjuk hidup itu dan petunjuk hidup itu yang biasanya diberi nama kaidah atau norma yang terdapat di dalam hukum, kebiasaan, adat istiadat, agama dan kesusilaan. Oleh karena itu masyarakat justru memerlukan petunjuk-petunjuk hidup itu, maka petunjuk-petunjuk itu menjadi suatu gejala sosial, yaitu suatu gejala yang terdapat dalam masyarakat. Sekali lagi kami nyatakan bahwa hukum adalah suatu gejala sosial dan tiada masyarakat yang tidak mengenal hukum.
 
Sebagai suatu gejala sosial, maka hukum itu mempunyai suatu fungsi (suatu tugas tertentu) dalam masyarakat, yaitu hukum itu berusaha membawa jaminan bagi seoarang, bahwa kepentingannya diperhatikan oleh setiap orang lain.
 
| Hukum Sebagai Segi Kebudayaan |
Hukum itu menjadi suatu aspek dari kebudayaan, seperti halnya kepada agama, kesusilaan, adat istiadat dan kebiasaan, yang masing-masing menjadi bagian-bagian dari kebudayaan kita. Sebagai bagian dari kebudayaan maka hukum itu juga memperlihatkan sifat dan corak kebudayaan yang bersangkutan. Dengan kata lain, sifat, corak dan isi dari hukum ditentukan oleh sifat dan corak kebudayaan yang bersangkutan.
 
| Hukum Sebagai Kaidah atau Norma |
Sebagai kaida atau norma, hukum itu dapat dirumuskan sebagai berikut.
Hukum adalah himpunan petunjuk hidup atau perintah-perintah dan larangan-larangan yang mengatur tata tertib dalam suatu masyarakat dan seharusnya ditaati oleh anggota masyarakat yang bersangkutan, oleh karena pelanggaran petunjuk hidup tersebut dapat menimbulkan tindakan dari pihak pemerintah mayarakat tersebut.
 
Hukum itu yaitu adanya perintah (larangan) yang tiap orang seharusnya mentaatinya. Sekalian orang wajib bertindak (berkelakuan) sedemikian sehingga tata tertib dalam masyarakat tetap terpelihara. Hukum itu membuat bermacam-macam petunjuk yang menetukan sikap orang yang satu terhadap orang lain. Hukum itu terdiri atas kaidah-kaidah yang seharusnya ditaati oleh anggota masyarakat.
 
Hukum merupakan suatu himpunan kaidah-kaidah dan kaidah-kaidah itu bermacam-macam tetapi merupakan kesatuan pula. Agar sesuatu petunjuk hidup ditaati sehingga menjadi kaidah, maka petunjuk-petunjuk itu harus dilengkapi dengan aturan yang memaksa. Kaidah adalah petunjuk-petunjuk hidup yang memaksa.
 
Pada umumnya tidak ada kaidah yang di dalamnya tidak memuat aturan yang memaksa. Demikian peraturan hukum adalah peraturan yang memaksa orang berkelakukan seperti yang dikehendaki oleh masyarakat, dengan demikian hukum merupakan peraturan yang memaksa orang mentaati tata tertib masyarakat. Hubungan sebagai kaidah memuat suatu yang memaksa, yaitu suatu pendapat yang memaksa mengenai apa yang layak, apa yang tidak layak, menurut apa yang diterima umum yang seharusnya ditaati.
 
Sekian dari informasi ahli mengenai apa itu hukum, semoga tulisan informasi ahli mengenai apa itu hukum dapat bermanfaat.

Sumber : Tulisan Informasi Ahli :

– E. Utrecht, 1966. Pengantar Dalam Hukum Indonesia. Penerbit Balai Buku Ichtiar : Jakarta.
Gambar Apa itu hukum
Gambar Apa itu hukum