Loading...

Pengertian APBN dan Ruang Lingkupnya

Pembahasan Mengenai Pengertian APBN dan Ruang Lingkup APBN

Hai Pembaca, Kali ini Informasi Ahli akan membahas mengenai pengertian APBN dan Ruang Lingkup APBN.
 
Pengertian APBN adalah rencana kerja yang diperhitungkan dengan keuangan yang disusun secara sistematis, yang meliputi rencana penerimaan dan rencana pengeluaran untuk satu tahun anggaran, yang disusun oleh pemerintah pusat dan telah disetujui oleh DPR. Kepanjangan dari APBD itu sediri ialah Anggaran Pendapatan dan Pembelanjaan Negara. Landasan hukum APBN yaitu terdapat di dalam Pasal 24 Amandemen UUD 1945 yang merupakan manifestasi pelaksanaan kewajiban pemerintah.
 
Fungsi APBN sebagai alat untuk memobilisasi dana investasi dan bukannya sebagai alat untuk mencapai sasaran stabilitas jangka pendek. Oleh karena itu, bersarnya tabungan pemerintah pada satu tahun sering dianggap sebagai ukuran berhasilnya kebijakan fiskal (berkaitan dengan urusan pajak atau pendapatan negara).
 
Rincian mengenai penerimaan dan pengeluaran pemerintah setiap tahunnya akan tampak dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Jadi, melalui indikator APBN dapat kita analisis seberapa jauh peran pemerintah di dalam kegiatan perekonomian nasional.
 
Sumber penerimaan APBN yaitu dana investasi yang berasal dari tabungan (saving). Sumber dana investasi swasta (perusahaan) berasal dari tabungan masyarakat yang terhimpun pada lembaga keuangan bank. Adapun sumber dana investasi pemerintah berasal dari tabungan pemerintah. Tabungan pemerintah terbentuk dari sisa penerimaan dalam negeri dikurangi pengeluaran rutin.
 
Semua penerimaan dan pengeluaran negara dilakukan melalui rekening kas umum negara sebagaimana dimasuk di dalam Pasal 12 angka (2) UU No.1 Tahun 2004. Tahun anggaran adalah periode dalam pelaksanaan APBN selama 12 bulan. Sejak tahun 2000, di Indonesia menggunakan tahun kalender sebagai tahun anggaran, yaitu dimulai dari tanggal 1 Januari sampai dengan 31 Desember.
Pada tahun-tahun sebelumnya tahun anggaran APBN dimulai dari tangga 1 April sampai dengan 21 Maret tahun berikutnya. Penggunaan tahun kalender sebagai tahun anggaran APBN ini kemudian dikukuhkan di dalam Pasal 4 UU No.17 Tahun 2003 mengenai Keuangan Negara dan Pasal 11 UU No.1 Tahun 2004 mengenai Perbendaharaan Negara.
 
Menurut UU No.17 tahun 2003, Pengertian Anggaran adalah alat akuntabilitas, manajemen dan kebijakan ekonomi. Sebagai fungsi akuntabilitas, pengeluaran anggaran hekdaknya dapat dipertanggungjawabkan dengan menunjukkan hasil (result) berupa outcome atau setidaknya output dari dibelanjakannya dana-dana publik tersebut. Sebagai alat manajemen, sistem pengganggaran selayaknya dapat membantu aktivitas berkelanjutan untuk memperbaiki efektivitas dan efisiensi program pemerintah. Adapun sebagai instrumen kebijakan ekonomi, fungsi anggaran yaitu untuk mewujudkan pertumbuhan dan stabilitas perekonomian, serta pemerataan pendapatan dalam rangka mencapai tujuan negara.
 
Menurut Suparmoko, untuk mencapai kestabilan ekonomi diperlukan teknik untuk mengubah-ubah pengeluaran dan penerimaan APBN. Teknik mengubah-ubah pengeluaran dan penerimaan APBN inilah yang kita kenal dengan kebijakan fiskal. Bagaimana pemerintah melakukan kebijakan fiskal tergantung pada kondisi (perkembangan) ekonomi dan tujuan yang ingin dicapai.
 
Sekian dari informasi ahli mengenai pengertian APBN dan ruang lingkup APBN, semoga tulisan informasi ahli mengenai pengertian APBN dan ruang lingkup APBN dapat bermanfaat.

Sumber : Tulisan Informasi Ahli :

– Adrian Sutedi, 2012. Hukum Keuangan Negara. Penerbit Sinar Grafika : Jakarta.
Gambar Pengertian APBN dan Ruang Lingkup APBN

Gambar Pengertian APBN dan Ruang Lingkup APBN

 
Pengertian APBN dan Ruang Lingkupnya | ali samiun |