Loading...

Cara Mengatasi Inflasi

Pembahasan Mengenai Cara Mengatasi Inflasi

Hai Pembaca, Kali ini Informasi Ahli akan membahas mengenai cara mengatasi inflasi.
 
Cara mengatasi inflasi terbagi atas dua kelompok aliran yang bertentangan dalam banyak hal, yaitu yang dikenal dengan golongan moniteris dan golongan strukturalis.
 
Menurut golongan Monetaris, cara mengatasi inflasi dengan melakukan pengawasan atas sejumlah uang yang beredar, supaya laju pertumbuhan selalu konsisten dengan laju perumbuhan jumlah uang diminta atau yang dibutuhkan masyarakat.
 
Menurut golongan Strukturalis mengatakan bahwa adanya ciri-ciri struktural tertentu di dalam perekonomian negara berkembang dalam bentuk bottleneck (kemacetan) Struktural, yang menyebabkan terjadinya inflasi.
Cara mengatasi inflasi menurut golongan strukturalis, yaitu dengan menghikangkan kemacetan struktural tersebut.
 
Pendapat golongan monetaris mengenai cara mengatasi inflasi tidak hanya berdasarkan pada kebijaksanaan moneter saja, yaitu memakai peralatan moneter tradisional, melainkan juga menggunakan kebijakan fiskal, tampaknya dilakukan mengingat keadaan pasar uang dan modal di negara berkembang masih terbelakang, sehingga kurang bisa diharapkan efektivitasnya.
 
Golongan strukturalis berpendapat bahwa negara bekembang tidak dapat diletakkan sebagai negara yang hendak mengejar pertumbuhan ekonomi yang pesar, padahal dalam perekonomian terdapat kemacetan dan kekakuan struktural. Oleh karena itu, analisis golongan strukturalis lebih tertuju pada hambatan-hambatan struktural yang menimbulkan inflasi seperti yang dikemukakan oleh Osvaldo Sunkel, yaitu tidak elastisnya penawaran bahan makanan, kemacetan dalam penerimaan devisa dan hambatan finansial.
 
Kritik golongan monetaris terhadap pendapat golongan strukturalis yaitu bahwa ketegangan struktural bukan menjadi penyebab inflasi, melainkan sebagai akibat adanya inflasi. Hambatan struktural di bidang penerimaan devisa mencerminkan kegagalan untuk menyelesaikan kurs mata uang asing guna mengkompensasikan inflasi, sehingga menyebabkan turunnya ekspor. Sementara itu, adanya kemacetan dalam penawaran bahan makanan merupakan akibat dari kebijaksanaan garga dan kebijaksanaan impor yang ditujukan untuk menekan harga bahan makanan naik terus akibat inflasi.
 
Bank sentral memainkan peranan penting di dalam mengendalikan inflasi. Bank sentral suatu negara pada umumnya berusaha mengendalikan tingkat inflasi pada tingkat yang wajar. Beberapa bank sentral bahkan memiliki kewenangan yang independen dalam artian bahwa kebijakannya tidak boleh diintervensi oleh pihak di luar bank sentral termasuk pemerintah. Hal ini disebabkan oleh sejumlah studi yang menunjukkan bahwa bank sentral yang kurang independen, salah satunya disebabkan intervensi pemerintah yang bertujuan menggunakan kebijakan moneter untuk mendorong perekonomian, yang akan mendorong tingkat inflasi yang lebih tinggi.
 
Cara mengatasi inflasi yang dilakukan oleh bank sentral, yaitu dengan mengandalkan jumlah uang beredar dan atau tingkat suku bunga sebagai instrumen dalam mengendalikan harga. Selain itu, bank sentral juga berkewajiban mengendalikan tingkat nilai tukar mata uang domestik. Hal ini disebabkan oleh nilai sebuat mata uang dapat bersifat internal (dicerminkan oleh tingkat inflasi) maupun ekternal (kurs). Saat ini pola inflation targeting (sasaran inflasi) banyak diterapkan oleh bank sentral di seluruh dunia, termasuk oleh Bank Indonesia.
 
Sekian dari informasi ahli mengenai cara mengatasi inflasi, semoga tulisan informasi ahli mengenai cara mengatasi inflasi dapat bermanfaat.

Sumber : Tulisan Informasi Ahli :

– Adrian Sutedi, 2012. Hukum Keuangan Negara. Penerbit Sinar Grafika : Jakarta.
Gambar Cara Mengatasi Inflasi

Gambar Cara Mengatasi Inflasi

 
Cara Mengatasi Inflasi | ali samiun |