Pengertian Konstitusi Menurut Ahli

Loading...

Pembahasan Mengenai Pengertian Konstitusi Menurut Para Ahli

Hai Pembaca, Kali ini Informasi Ahli akan membahas mengenai pengertian konstitusi menurut para ahli.
 
Menurut Lasalle, Pengertian Konstitusi adalah hubungan antara kekuasaan yang terdapat dalam masyarakat, seperti golongan yang mempunyai kedudukan nyata di dalam masyarakat. Contohnya : Kepala negara, angkatan perang dan partai politik.
 
Pengertian Konstitusi menurut Apeldoorn adalah norma hukum yang memuat peraturan tertulis dan peraturan yang tidak tertulis.
 
Menurut Koernimanto Soetopawiro, Istilah Konstitusi berasal dari bahasa latin cisme yang berarti bersama dengan dan statute yang berarti membuat sesuatu agar berdiri. Jadi, Konstitusi adalah menetapkan secara bersama-sama.
 
Menurut F. Strong, Pengertian Konstitusi ialah kumpulan prinsip mengenai kekuasaan pemerintah dan yang diperintah serta hubungan keduanya yang diatur oleh hukum.
 
K.C. Wheare mengemukakan Pengertian Konstitusi, Konstitusi adalah keseluruhan dari sistem ketatanegaraan berupa kumpulan peraturan yang membentuk, mengatur dan memerintah di dalam pemerintahan negara.
 
Menurut Lord Bryce, Pengertian Konstitusi adalah masyarakat politik yang berlandaskan hukum yang kemudian melahirkan lembaga permanen yang ditetapkan fungsinya.
 
Dari pengertian konstitusi yang diungkapkan para ahli di atas, dapat dipahami bahwa Konstitusi adalah UUD yang tertulis dan tidak tertulis. UU yang tidak tertulis disebut konvensi. Konstitusi sebagai kesatuan organisasi mencakup hukum dan semua organisasi yang ada di dalam negara, sebagai entuk negara dan faktor integrasi.
 
Berlakunya konstitusi sebagai hukum dasar yang mengikat didasarkan atas kekuasaan tertinggi atau prinsip kedaulatan yang dianut suatu negara. Jika negara itu menganut paham kedaulatan rakyat, sumber legitimasi konstitusi adalah rakyat. Jika yang berlaku adalah paham kedaulatan raja, raja yang menentukan berlaku tidaknya konstitusi. Inilah yang disebut para ahli sebagai constituent power yang merupakan kewenangan yang berada di lauar dan sekaligus di atas sistem yang diaturnya. Di lingkungan negara-negara demokrasi, rakyatlah yang dianggap menentukan berlakunya konstitusi.
 
Konstitusi pada umumnya telah terkodifikasikan, artinya merupakan dokumen yang berisi aturan-aturan untuk menjalankan organisasi pemerintahan negara, meskipun sebenarnya konstitusi tidak semuanya berupa dokumen tertulis (formal) karena menurut para ahli hukum tata negara dan ilmu politik, termasuk kesepakatan politik, negara, kekuasaan, pengambilan keputusan, kebijakan, distribusi dan alokasi tergolong pada konstitusi.
 
Sejalan dengan perlunya konstitusi sebagai instrumen untuk membatasi kekuasaan dalam suatu negara, Miriam Budiardjo mengatakan bahwa di dalam negara yang mendasarkan dirinya atas demokrasi konstitusional UUD mempunyai fungsi yang khas, yaitu membawa kekuasaan pemerintah sedemikian rupa, sehingga penyelenggaraan kekuasaan tidak bersifat sewenang-wenang. Dengan demikian, diharapkan hak-hak warga negara akan lebih terlindungi.
 
Sekian dari informasi ahli mengenai pengertian konstitusi menurut para ahli, semoga tulisan informasi ahli mengenai pengertian konstitusi menurut para ahli dapat bermanfaat.

Sumber : Tulisan Informasi Ahli :

– Zulkarnaen dan Beni Ahlmad Saebani, 2012. Hukum Konstitusi. Penerbit Pustaka Setia : Bandung.
Gambar Pengertian konstitusi menurut ahli
Gambar Pengertian konstitusi menurut ahli