Pengertian Provinsi, Pengertian Kabupaten, Serta Sejarahnya

Loading...

Pembahasan Mengenai Pengertian Provinsi dan Pengertian Kabupaten Beserta Sejarahnya

Hai Pembaca, Kali ini Informasi Ahli akan membahas mengenai pengertian provinsi dan pengertian kabupaten beserta sejarahnya.
 
Pengertian Provinsi adalah suatu satuan dari teritorial yang dijadikan sebagai nama dari sebuah wilayah administratif yang berada di bawah wilayah negara atau negara bagian. Dalam pembagian administratif, Indonesia terdiri atas provinsi, yang dikepalai oleh seorang gubernur. Setiap provinsi dibagi atas kabupaten dan kota. Saat ini, di Indonesia terdapat 33 provinsi. Sebelum tahun 2000, Indonesia memiliki 27 provinsi. Akan tetapi, setelah pada masa reformasi, banyak provinsi yang dimekarkan menjadi dua bagian, yaitu provinsi dengan luas daerah yang cukup besar. Pemekaran dilakukan agar provinsi tersebut mendapatkan efisiensi dalam penerapan pemerataan pembangunan.
 
Gubernur dipilih bersama wakilnya dalam satu paket pasangan yang dipilih secara langsung oleh rakyat di provinsi setempat untuk masa jabatan lima tahun, sehingga dalam hal ini gubernur bertanggung jawab kepada rakyat. Gubernur terpilih kemudian dilantik oleh Presiden, dan dapat juga dilantik oleh Mendagri atas nama Presiden. Selain itu, gubernur juga berkedudukan sebagai wakil pemerintah pusat di wilayah provinsi rersangkutan, sehingga gubernur bertanggung jawab kepada presiden. Kewenangan gubernur diatur dalam UU No.32 tahun 2004 dan PP No.19 tahun 2010.
 
Pada dasarnya, gubernur memiliki tugas dan wewenang memimpin penyelenggaraan pemerintahan daerah berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama DPRD provinsi.
 
Gubernur bukan atasan bupati atau walikota, melainkan hanya sebatas membina, mengawasi, dan mengoordinasikan penyelenggaraan pemerintahan daerah kabupaten/kota. Hubungan pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten dan kota bukan subordinat, yaitu setiap pemerintahan daerah mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan menurut asas otonomi dan tugas pembantuan.

| Kabupaten |

Pengertian Kabupaten adalah pembagian wilayah administratif di Indonesia setelah provinsi, yang dipimpin oleh seorang bupati. Selain kabupaten, pembagian wilayah administratif setelah provinsi adalah kota. Secara umum, baik kabupaten dan kota memiliki wewenang yang sama. Kabupaten bukan bawahan dari provinsi maka bupati atau walikota tidak bertanggung jawab kepada gubernur. Kabupaten atau kota merupakan daerah otonom yang diberi wewenang mengatur urusan pemerintahannya sendiri.
 
Meskipun saat ini digunakan di seluruh wilayah Indonesia, istilah kabupaten dahulu hanya digunakan di Pulau Jawa dan Madura. Pada era Hindia Belanda, istilah kabupaten dikenal dengan regentschap, yang secara harfiah artinya daerah seorang regent atau wakil penguasa. Pembagian wilayah kabupaten di Indonesia saat ini merupakan warisan dari era pemerintahan Hindia Belanda.
 
Dahulu istilah kabupaten dikenal dengan Daerah Tingkat II Kabupaten. Sejak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah, istilah Daerah Tingkat II dihapus, sehingga Daerah Tingkat II Kabupaten disebut Kabupaten. Istilah “Kabupaten” di provinsi Nanggroe Aceh Darussalam disebut juga dengan “sagoe”.
 
Bupati, dalam konteks otonomi daerah di Indonesia adalah kepala daerah untuk daerah kabupaten. Seorang bupati sejajar dengan walikota, yaitu kepala daerah untuk daerah kota. Pada dasarnya, bupati memiliki tugas dan wewenang memimpin penyelenggaraan daerah berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama DPRD kabupaten. Bupati dipilih dalam satu pasangan secara langsung oleh rakyat di kabupaten setempat. Bupati merupakan jabatan politis (karena diusulkan oleh partai politik), dan bukan Pegawai Negeri Sipil.
 
Sebelum tahun 1945, gelar bupati sebenarnya hanya dipakai di Pulau Jawa, Madura, dan Bali. Dalam bahasa Belanda, bahasa administrasi resmi di masa Hindia Belanda, bupati disebut sebagai regent, dan istilah inilah yang dipakai sebagai padanan bupati dalam bahasa Inggris. Semenjak kemerdekaan, istilah bupati dipakai untuk menggantikan regent seluruh wilayah Indonesia.
 
Istilah “bupati” berasal dari bahasa Jawa, yang sendirinya berasal dari bahasa Sanskerta. Dalam prasasti Telaga Batu, yang ditemukan di kampung tersebut dekat Palembang dan berisi pemujaan terhadap Raja Sriwijaya, terdapat kata bhupati. Prasasti tersebut diperkirakan dari akhir abad ke 7 Masehi. Pakar prasasti Indonesia J. G. de Casparis menerjemahkan bhupati dengan istilah “kepala” (hoofd dalam bahasa Belanda). Kata bhupati juga ditemukan dalam prasasti Ligor, yang ditemukan di provinsi Nakhon Si Thammarat di Muangthai. Pada abad ke 17, orang Eropa menyebut daerah tersebut dengan nama “Ligor” Istilah bhupati digunakan untuk menyebut Raja Sriwijaya.
 
Dalam bukunya, Oceanie ou cinquieme partie du monde: revue geographique et ethnographique de la Malaisie, de la Micronesie, de la Polynesie et de la Melanesie, ainsi que ses nouvelles classifications et divisions de ces contrees (“Oceania atau bagian dunia yang kelima: majalah geografi dan etnografi tentang Malaisia, Mikronesia, Polynesia dan Melanesia, dan klasifikasi dan divisi baru untuk kawasan tersebut”), penjelajah asal Prancis Gerard Louis Domeny de Rienzi (1834) mencatat istilah “bapati”.
 
Jabatan bupati dalam arti modern berasal dari masa awal kerajaan Mataram, pada masa Sultan Agung (bertahta 1613-1645), ia menyerahkan pengurusan daerah yang ditaklukkan kepada orang yang dipercayainya. Saat itu, nama pejabat tersebut adalah “adipati”.
 
Pada masa Hindia Belanda, para adipati disebut regent. Biasanya, mereka dipilih dari kalangan priayi. Sekian dari informasi ahli mengenai pengertian provinsi dan pengertian kabupaten, semoga tulisan informasi ahli mengenai pengertian provinsi dan pengertian kabupaten dapat bermanfaat.

Sumber : Tulisan Informasi Ahli :

– Zulkarnaen dan Beni Ahlmad Saebani, 2012. Hukum Konstitusi. Penerbit Pustaka Setia : Bandung.
Gambar Pengertian Provinsi dan Pengertian Kabupaten
Gambar Pengertian Provinsi dan Pengertian Kabupaten