Kebiasaan Internasional Sebagai Sumber Hukum

Loading...

Pembahasan Kebiasaan Internasional Sebagai Sumber Hukum

Hai Pembaca, Kali ini Informasi Ahli akan membahas mengenai kebiasaan internasional sebagai sumber hukum.
 
Pengertian Kebiasaan Internasional adalah suatu kebiasaan internasional yang merupakan kebiasaan umum yang diterima sebagai hukum. Untuk dapat dikatakan bahwa kebiasaan internasional itu merupakan sumber hukum, diperlukan unsur-unsur sebagai berikut :
1. Harus terdapat suatu kebiasaan yang bersifat umum.
2. Kebiasaan itu harus diterima sebagai hukum.
 
Untuk itu dapat dikatakan bahwa supaya kebiasaan internasional merupakan sumber hukum internasional harus dipenuhi dua unsur, yaitu masing-masing dapat kita namakan unsur materiil dan unsur psikologis.
 
Secara praktis suatu kebiasaan internasional dapat diterima sebagai hukum apabila negara-negara menerimanya sebagai demikian dan tidak mengajukan keberatan terhadapnya.
Contohnya :
1. Penggunaan bendera putih sebagai bendera parlementer, yaitu bendera yang memberi perlindungan kepada utusan yang dikirim untuk mengadakan hubungan dengan pihak musuh, timbul karena kebiasaan demikian di masa lampau diterima sebagai hukum.
2. Hukum mengenai perlakuan tawanan perang menurut perikemanusiaan pertama-tama timbul karena kebiasaan perlakuan demikian sering terjadi dan karena kebiasan perlakuan tawanan perang dirasakan sebagai sesuatu tindakan yang memenuhi rasa keadilan dan perikemanusiaan.
 
Perlu diingat bahwa kebiasan internasional sebagai sumber hukum tidak berdiri sendiri. Kebiasaan internasional sebagai sumber hukum erat sekali hubungannya dengan sumber hukum yang pertama, yaitu perjanjian internasional. Hubungan ini merupakan hubungan timbal balik.
Kebiasaan internasional yang belum diterima sebagai sumber hukum contohnya, pada Perang Dunia 2 merupakan kebiasan kapal-kapal selam Jerman untuk menenggelamkan kapal-kapal dagang pihak musuh tanpa memberitahukan terlebih dahulu, tanpa memberi kesempatan awak kapal untuk menyelamatkan dirinya. Hal ini berlawanan dengan hukum perang laut yang mengatakan bahwa sebelum menenggelamkan kapal dagang mu­suh suatu kapal selam harus memberi isyarat dan kesempatan pada awak kapal untuk menyelamatkan dirinya. Sehingga pada Perang Dunia 2 tersebut tidak pernah diterima sebagai hukum kebiasaan karena dirasakan sebagai kebiasaan yang tidak sesuai dengan hukum dan keadilan.
 
Sekian dari informasi ahli mengenai kebiasaan internasional sebagai sumber hukum, semoga tulisan informasi ahli mengenai kebiasaan internasional sebagai sumber hukum dapat bermanfaat.

Sumber : Tulisan Informasi Ahli :

– T. May Rudy, 2006. Hukum Internasional 1. Yang Menerbitkan PT Refika Aditama : Bandung.
Gambar Kebiasaan internasional sebagai sumber hukum
Gambar Kebiasaan internasional sebagai sumber hukum