Pengertian Filsafat Hukum Menurut Para Ahli

Loading...

Pembahasan Mengenai Pengertian Filsafat Hukum Menurut Para Ahli

Hai Pembaca, Kali ini Informasi Ahli akan membahas mengenai pengertian filsafat hukum menurut para ahli.
 
Menurut Soerjono Soekanto, Pengertian Filsafat Hukum adalah perenungan dan perumusan nilai-nilai, kecuali itu filsafat hukum juga mencakup penyerasian nilai-nilai, contohnya penyerasian antara ketertiban dengan ketenteraman, antara kebendaan dan keakhlakan, antara kelanggengan atau konservatisme dan pembaruan.
 
Pengertian Filsafat Hukum Menurut Satjipto Rahardjo, Filsafat Hukum memperkarakan pertanyaan-pertanyaan yang bersifat dasar dari hukum. Pertanyaan-pertanyaan tentang hakikat hukum dan mengenai dasar-dasar bagi kekuatan mengikat dari hukum.
 
Menurut Soedjono Dirdjosisworo, Pengertian Filsafat Hukum adalah penghayatan atau pendirian kefilsafatan yang dianut orang atau negara tentang hakikat ciri-ciri serta landasan berlakunya hukum.
 
Pengertian Filsafat Hukum menurut Utrecht, Filsafat hukum memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan seperti : Apakah hukum itu sebenarnya ? (Persoalannya : adanya dan tujuan hukum). Apakah sebabnya maka kita menaati hukum ? (Per­soalan : berlakunya hukum). Apakah keadilan yang menjadi ukuran untuk baik buruknya hukum itu ? (Persoalan : keadilan hukum). Hal ini merupakan pertanyaan-pertanyaan yang sebetulnya juga dijawab oleh ilmu hukum. Akan tetapi, bagi orang banyak jawaban ilmu hukum ini tidak memuaskan. Ilmu hukum yang sebagai suatu ilmu empiris hanya melihat hukum sebagai suatu gejala, yaitu menerima hukum sebagai suatu gegebenheit belaka. Dalam hal ini, filsafat hukum hendak melihat hukum sebagai kaidah dalam arti kata ethisch wardeoordeel.
 
Van Apeldoorn mengemukakan Pengertian Filsafat Hukum, Filsafat hukum menghendaki jawaban atas pertanyaan : Apakah itu hukum ? Ia menghendaki agar kita berpikir masak-masak tentang tanggapan kita dan bertanya pada diri sendiri, apa yang se­benarnya kita tanggap mengenai hukum.
 
Soetikno juga memberikan rumusan Pengertian Filsafat Hukum, Filsafat hukum mencari hakikat daripada hukum itu sendiri, yang menyelidiki kaidah hukum sebagai pertimbangan nilai-nilai.
 
Menurut Mahadi, Pengertian Filsafat Hukum adalah falsafah tentang hukum, falsafah tentang segala sesuatu di bidang hukum secara mendalam sampai ke akar- akarnya secara sistematis.
 
Dari beberapa rumusan dari para ahli di atas mengenai pengertian filsafat hukum tersebut tidak ada yang sama, dan tidak bisa memberikan jawaban yang memuaskan ten­tang apa itu hukum, karena semuanya merupakan jawaban sepihak dari para pakar yang bersangkutan. Hal itu disebabkan karena ilmu pengetahuan hukum hanya melihat apa yang dapat dilihat dengan pancaindra, bukan melihat dunia hukum yang tidak dapat dilihatnya; ia hanya memandang hukum semata-mata penjelamaan dari perbuatan manusia. Berdasarkan rumusan filsafat hukum dari beberapa ahli hukum ter­sebut dapat diambil suatu kesimpulan bahwa :
Pengertian Filsafat Hukum adalah fil­safat yang objeknya hukum, yakni filsafat yang berusaha mencari hakikat dari hukum. Semua ilmu selalu berpijak pada filsafat, begitu pula ilmu hukum yang berpijak pada filsafat hukum, yang berperan untuk mencari dan menyelidiki kebenaran sepanjang kebenaran itu dapat dibuktikan dengan pengalaman. Kemudian akan sampai pada suatu kenyataan mengenai hal-hal yang bersifat mendasar.
 
Filsafat hukum merupakan filsafat khusus yang mendasari ilmu hukum, yang mencakup segi ontologis, epistemologis, dan aksiologis.
Dari segi ontologis akan menjawab pertanyaan : Apakah yang dikaji oleh ilmu itu, pertanyaan ini menyangkut objek yang dibahas oleh ilmu itu, yaitu ilmu hukum. Di sini filsafat hukum antara lain menjawab perta­nyaan : Apakah hakikat hukum itu ? Apakah keadilan itu ?
Dari segi epistemologis menjawab pertanyaan : Bagaimana caranya mendapatkan ilmu itu ? Pertanyaan ini menyangkut bagaimana proses dan kriteria yang hatus dilakukan untuk mendapatkan pengetahuan yang benar, yaitu pengetahuan ilmu hukum. Di sini filsafat hukum antara lain menjawab pertanyaan : Ukuran-ukuran apakah yang harus digunakan agar suatu hal dapat disebut hukum ?
Dari segi aksiologis menjawab pertanyaan : Bentuk apakah pengetahuan itu digunakan ? Pertanyaan ini menyangkut kaitannya hukum dengan nilai-nilai moralitas dalam pelaksanaan hukum. Di sini akan men­jawab pula bagaimana kaitannya antara hukum dengan moral, dan bagaimana kaitannya antara hukum dan kekuasaan.

Sumber : Tulisan Informasi Ahli :

– Agus Santoso, 2014. Hukum, Moral, Dan Keadilan. Yang Menerbitkan Kencana Prenada Media Group : Jakarta.
 
Gambar Pengertian filsafat hukum menurut para ahli
Gambar Pengertian filsafat hukum menurut para ahli