Badan Golgi dan Lisosom

Loading...

Pembahasan Mengenai Badan Golgi dan Lisosom

Hai Pembaca, Kali ini Informasi Ahli akan membahas mengenai badan golgi dan lisosom.
 
1. BADAN GOLGI (Aparatus Golgi)
Pengertian Badan Golgi adalah bagian dari sistem endomembran. Terletak di antara ER dan vesikel- vesikel sekretorius dan membran plasma. Terlihat aktif dalam mentranspor dan memproses substansi-substansi yang dihasilkan dalam Retikulum endoplasma dan kemudian dikeluarkan dari sel secara eksositosis.
 
Struktur Badan Golgi terdiri dari 3(tiga) kompartemen membranosa yaitu komponen kisterna, komponen tubulus dan komponen vesikel serta komponen vakuoler, yang diisi oleh materi-materi amorf maupun granuler. Struktur badan golgi ini sama dengan retikulum endoplasma, tapi lebih kecil.
 
Fungsi Badan Golgi yaitu untuk Memodifikasij enis dan pengepakan molekul besar dari lipid dan pro­tein bisa untuk sekresi dan untuk transpor ke bagian-bagian dari sel. Badan golgi menerima langsung protein dari r-ER. Fungsi dari enzim glikosil transferase adalah untuk mengglikosidkan lipid dan protein.
 
Proses biosintesis glikoprotein dapat diikuti dalam mikroskop elektron dengan menggunakan otoradiografi. Protein semula disintesis oleh ribosm dan protein sekretorius dilepaskan ke dalam lumen. Sedangkan glikoprotein membran sel tetap melekat pada dinding retikulum endoplasma dan diangkut dalam retikulum endoplasma dan badan Golgi. Glikoprotein diangkut dari Badan Golgi oleh vesikulus sekretorius kemudian dilepas secara eksositosis.
Gambar Struktur Badan Golgi
Gambar Struktur Badan Golgi
 
2. LISOSOM
Pengertian Lisosom adalah organel sel yang mengandung berbagai macam enzim hidrolitik dan terlibat dalam digesti intraseluler.
 
Fungsi Lisosom yaitu untuk mencerna zat-zat yang tidak diperlukan serta materi-materi asing. Bila sel mati, enzimnya (lisozim) dibebaskan dari kantong lalu autolisis. Salah satu sifat penting dari lisosom adalah stabilitasnya pada sel hidup. Kebanyakan enzim lisosom berperan dalam suatu medium asidik dan keadaan ini dipertahankan dengan adanya pompa protein yang mengakumulasi ion_H dalam lisosom.
 
Yang menarik pada lisosom adalah ciri-ciri fisiknya yaitu ukurannya yang polimorf dan struktur internalnya. Sifat polimorfisme ini disebabkan oleh hasil asosiasi lisosom primer dengan berbagai materi yang memasuki sel (fagositosis). Ada 4 (empat) macam lisosom yaitu yang pertama sebagai lisosom primer dan 3 (tiga) lainnya termasuk ke dalam kelompok lisosom sekunder.
1) Lisosom primer
Lisosom primer adalah vesikel-vesikel kecil yng mengandung enzim-enzim yang disintesis oleh ribosom dan diakumulasikan dalam endoplasmik retikulum, kemudian memasuki region Golgi. Regio GERL komplek Golgi yaitu pada permukaan distal (maturing face) terlibat dalam pembentukan lisosom primer.
2) Heterofagosom
Heterofagosom (vakuol digestif) adalah hasil dari pemasukan materi-materi asing ke dalam sel secara fagositosis atau pinositosis.Vakuol ini mengandung materi yang ditelan dan diselubungi membran, serta memperlihatkan reaksi positif fosfatase. Dengan peranan enzim hidrolitik materi ini dicerna dan membentuk badan-badan re­sidual.
3) Badan-badan residual
Badan-badan ini dibentuk kalau digesti terhadap zat-zat asing tidak sempurna. Pada Amoeba dan Protozoa lainnya, vakuol-vakuol residual ini dihilangkan dengan defakasi. Namun, pada sel-sel lain, vakuol ini masih bisa bertahan untuk jangka waktu lama dan masih memiliki beberapa peran dalam proses menua (contohnya pigmen pada sel saraf dari hewan-hewan yang sudah tua merupakan hasil dari proses ini).
4) Vakuol otofag
Sering disebut juga dengan sitolisosom atau otofagosom dan ditemukan pada sel normal sebagai lisosom khusus. Peranannya penting untuk mendigesti bagian-bagian sel itu sendiri.
Gambar Diagram Yang Menunjukkan Aspek Aspek Dinamik Sistem Lisosom
Gambar Diagram Yang Menunjukkan Aspek Aspek Dinamik Sistem Lisosom
 
Sekian dari informasi ahli mengenai badan golgi dan lisosom, semoga tulisan informasi ahli mengenai badan golgi dan lisosom dapat bermanfaat.

Sumber : Tulisan Informasi Ahli :

– Sartono dan Marina Lubniar Sartono, 2010. Biologi Sel Molekuler, Variasi dan Keturunan. Yang Menerbitkan Universitas Trisakti : Jakarta.