Loading...

Pengertian Puasa, Tujuan, Makna dan kewajibannya

Hai Pembaca, Kali ini Informasi Ahli akan membahas mengenai pengertian puasa, tujuan puasa, makna puasa dan kewajiban berpuasa.
 
 
Pengertian Puasa (shiyaam) secara bahasa adalah menahan (imsaak). Shiyaam berasal dari kata’shaama’ yang artinya ‘amsaka’ (menahan).
Pengertian Puasa (shiyaam) secara istilah adalah menahan dari sesuatu yang khusus (contohnya, menahan dari makanan, minuman dan berhubungan badan) dan dilakukan dengan niat puasa. Jika seorang menahan diri dari berbicara, maka dia dikatakan orang yang berpuasa (sha’im). Karena, puasa secara bahasa adalah menahan diri. Allah Swt, berfirman dalam Q.S. Maryam : 26
 
Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah, sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini”.
Artinya : apabila Maryam melihat seseorang dan orang itu bertanya kepadanya tentang anak yang dilahirkan, maka diamlah dan jangan berbicara sama sekali. Ini adalah puasa secara bahasa. Akan tetapi, puasa secara istilah sebagaimana telah kami katakan adalah “menahan diri dari syahwat perut dan kemaluan.”
 
Pengertian Puasa menurut orang-orang Nashrani adalah puasa dari makanan-makanan tertentu. Dengan demikian, ibadah puasa itu tidak berubah dengan perubahan zaman, hanya saja tata cara puasanya yang berubah dengan perubahan zaman.
 
Makna Puasa dan Tujuan Puasa sesuai dengan firman Allah yang tercantum dalam surah al baqarah ayat 183 yaitu agar kamu bertakwa.
Pengertian Takwa adalah wiqayah (melindungi diri). Kita bertakwa kepada allah, artinya kita mengerjakan apa yang allah perintahkan dan menjauhkan apa yang ketakwaan dalam diri kita dengan mengerjakan segala perintah-Nya dan meninggalkan segala larangan-Nya, maka kita telah melindungi diri kita dari apa neraka.
Kewajiban berpuasa ini dapat dilihat dalam firman Allah Surah Al Baqarah Ayat 183 sampai 184.
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana yang diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa (yaitu) dalam beberapa hari tertentu. Maka barang siapa di antara kamu ada yang sakit atau di dalam perjalanan (kemudian dia berbuka), maka (wajiblah dia berpuasa) sebanyak hari yang telah dia tinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan diwajibkan bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak mampu berpuasa) harus membayar fidyah, (yaitu) : memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hatinya mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahuinya.
 
Sekian dari informasi ahli mengenai pengertian puasa, makna puasa, tujuan puasa dan kewajiban berpuasa, semoga tulisan informasi ahli mengenai pengertian puasa, makna puasa, tujuan puasa dan kewajiban berpuasa dapat bermanfaat.

Sumber : Tulisan Informasi Ahli :

– Syeikh Mu’tawalli sya’rawi, 2006. Puasa Menurut Syariat Dan Kedokteran. Penerbit Maktabah at-Turats al-islami : Jakarta.
Gambar Pengertian puasa, tujuan puasa, makna puasa dan kewajiban berpuasa

Gambar Pengertian puasa, tujuan puasa, makna puasa dan kewajiban berpuasa

 
Pengertian Puasa, Tujuan, Makna dan kewajibannya | ali samiun |