Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education)

Loading...

Pembahasan Mengenai Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education)

Hai Pembaca, Kali ini Informasi Ahli akan membahas mengenai pentingnya pendidikan kewarganegaraan (civic education).
 
Ahmad Syafi’i Ma’arif mengatakan bahwa demokrasi bukanlah sebuah wacana, pola pikir, atau perilaku politik yang dapat dibangun sekali jadi.
Menurut Ahmad Syafi’i Ma’rif, Pengertian Demokrasi adalah proses di mana masyarakat dan negara berperan di dalamnya untuk membangun kultur dan sistem kehidupan yang dapat menciptakan kesejahteraan, menegakkan keadilan baik secara sosial, ekonomi, maupun politik. Dari sudut pandang ini, demokrasi dapat tercipta apabila masyarakat dan pemerintah bersama-sama membangun kesadaran akan pentingnya demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
 
Proses demokratisasi Indonesia membutuhkan topangan budaya demokrasi yang asli. Tanpa dukungan budaya demokrasi, proses transisi demokrasi masih rentan terhadap berbagai ancaman budaya dan perilaku tidak demokratis warisan masa lalu, seperti perilaku anarkis dalam menyuarakan pendapat, politik uang (money politics), pengerahan massa untuk tujuan politik, dan penggunaan simbol-simbol primordial (suku dan agama) dalam berpolitik.
 
Melihat pada kenyataan tersebut, Menurut Azra, Indonesia membutuhkan sebuah demokrasi keadaban (civilitized democracy) atau apa yang dikatakan oleh Ro­bert W. Heffner sebagai keadaban demokrasi (democratic civility). Namun demikian, menuju tatanan demokrasi keadaban yang lebih genuine dan autentik bukanlah hal yang mudah dan instan; sebaliknya membutuhkan proses pengenalan, pembelajaran, dan pengamalan (learning by doing), serta pendalaman (deepening) demokrasi. Proses panjang ini tidak lain dilakukan dalam rangka mengembangkan budaya de­mokratis (democratic culture) di Indonesia. Salah satu cara untuk mengembang­kan kultur demokratis berkeadaban dimaksud adalah melalui program Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education) yang dilakukan melalui cara-cara pembelajaran demokratis oleh pengajar yang demokratis untuk tujuan menginternalisasikan nilai-nilai demokrasi.
Terdapat dua alasan, masih menurut Azra, mengapa Pendidikan Kewarganega­raan merupakan kebutuhan mendesak bagi bangsa Indonesia dalam membangun demokrasinya. Pertama, meningkatnya gejala dan kecenderungan political illiter­acy, tidak melek politik dan tidak mengetahui cara kerja demokrasi dan lembaga-lembaganya di kalangan warga negara.
 
Kedua, meningkatnya political apathism (apatisme politik) yang ditunjukkan dengan sedikitnya keterlibatan warga negara dalam proses-proses politik. Jika de­mokrasi merupakan sesuatu yang tak bisa ditawar-tawar atau dimundurkan (point of no return) bagi bangsa Indonesia, maka Pendidikan Kewarganegaraan (civic education) adalah salah satu upaya penyemaian budaya demokrasi.
 
Langkah yang dapat dilakukan untuk memberdayakan masyarakat agar mempunyai pengetahuan dan budaya demokrasi yang kuat adalah melalui upaya sistematis dan sistemis dalam bentuk Pendidikan Kewarganegaraan (civic education). Secara konseptual Pendidikan Kewarganegaraan ini dapat menjadi model pendidikan demokrasi dan pendidikan kebangsaan sekaligus dalam kerangka memperkuat tradisi demokrasi dan masyarakat sipil atau masyarakat madani (civil society) di Indonesia yang disinergikan dengan upaya-upaya rasionalisasi, kontekstualisasi dan internalisasi nilai-nilai Pancasila dan Kebangsaan.
 
Salah satu cara untuk mengembangkan kultur demokratis berkeadaban adalah melalui program Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education) yang dilakukan melalui cara-cara demokratis oleh pengajar yang demokratis untuk tujuan demokrasi.
Sekian dari informasi ahli mengenai pentingnya pendidikan kewarganegaraan (civic education), semoga tulisan informasi ahli mengenai pentingnya pendidikan kewarganegaraan (civic education) dapat bermanfaat.

Sumber : Tulisan Informasi Ahli :

– A. Ubaedillah, 2015. Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education) Pancasila, Demokrasi Dan Pencegahan Korupsi. Yang Menerbitkan Prenada Media Group : Jakarta.
Gambar Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education)
Gambar Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education)