Agen Poker

Sejarah Kerajaan Majapahit

loading...

Hai pembaca kali ini Informasi Ahli akan membahas suatu sejarah yaitu Sejarah Kerajaan Majapahit.

 

Kerajaan Majapahit didirikan pada tahun 1293 M oleh Raden Wijaya, tepatya di daerah Trowulan yang sekarang menjadi Mojokerto. Berdirinya Kerajaan Majapahit merupakan kelanjutan dari Kerajaan Singosari yang runtuh akibat serangan dari bangsa Mongol. Kerajaan ini adalah kerajaan terbesar di Indonesia dan mampu menciptakan perubahan besar dalam waktu realif singkat. Keberadaan kerajaan majapahit dapat diketahui dari adanya beberapa sumber yaitu :
a. Prasasti Butak, yang member informasi keruntuhan kerajaan singosari dari perjuangan Raden Wijaya dalam mendirikan majapahit.
b. Kidung narsuwijaya dan Kidung panji wijaya, yang member informasi mengenai perjuangan Raden Wijaya dalam menghadapi Kediri.
c. Kitab pararaton, yang memberikan informasi riwayat raja-raja di dalam pemerintahan kerajaan singosari dan majapahit.
d. Kitab Negarakartaama, yang mengisahkan keadaan majapahit pada masa pemerintahan Hayam Wuruk.
e. Berbagai peninggalan berupa candi dan arca di istana trowulan.

 

Kerajaan Majapahit merupakan Kerajaan Budha terbesar di Indonesia, sebab mampu mempersatukan wilayah Indonesia di bawah kekuasaan Majapahit, dengan Sumpah Palapa yang dipegang oleh Patih Gajah Mada, Patih Gajah Mada meninggal di Madakaripura tahun 1364. Pada masa pemerintahan Hayam Wuruk, bidang sastra banyak memunculkan karya yang bermutu tinggi. Di antaranya Negarakartagama (Mpu Prapanca), Sutasoma (Mpu Tantular), Kunjarakarna, Parthayajna, Panjiwijayakrama, Sundayana dan sebagainya. Beberapa seni bangunan candi, antara lain candi simping, candi panaaran, candi jabung, tikus, pare, brahu, wringin lawang, dan lain-lain.

 

Kerajaan Majapahit mengalami masa kejayaanya pada masa Raja Hayam Wuruk yang dapat mempersatukan seluruh wilayah Nusantara di bawah kekuasaannya. Pada masa itu Di bidang pemerintahan disusun beberapa lembaga Negara yaitu :

(1) Raja
(2) Dewan saptaprabu, yang bertugas mengursi keluarga raja, pergantian raja, dan kebijakan Negara.
(3) Pansaring wilwatika, yaitu dewan lima menteri yang bertugas mengurusi tata Negara dan angkatan perang, istilah lainnya adalah rakyat demung, rakyat temanggung, rakyat ranggaha, dan rakyat kanuruhan.
(4) Mahamantri katrini, yaitu tiga menteri sebagai pelaksana kebijakan raja, (hino, halu, dan sirikan)
(5) Dharmayaksa, yang mengurusi agama dan hal-hal yang sakral, yang terdiri atas lima orang syiwa dan dua orang Budha.
(6) Adyaksa, yaitu badan yang mengurusi peradilan dengan kitab hukumnya Kutaramanawa.
(7) Akan tetapi dalam usahanya, ia mendapat kendala pemberontakan berupa Pemberontakan Bubat yang dapat dipadamkan. Sebelum Hayam Wuruk, pemerintahan kerajaan majapahit secara berturut-turut dipegang oleh Raden Wijaya, Sri Jayanegara, dan Tribhuana Tunggadhewi.

 

Faktor-faktor yang mendorong lahirnya kerajaan majapahit sebagai kerajaan besar, antara lain :
a. Letak majapahit secara geografis ini sangat strategis, yaitu ditengah-tengah wilayah Indonesia sehingga mudah memainkan peran dalam menyatukan Indonesia, baik secara politik maupun ekonomi.
b. Pusat kerajaan di tepi sungai besar yang mudah dilayari sehingga hubungan dengan dunia luar sangat mudah.
c. Tanahnya subur dan banyak menghasilkan bahan-bahan ekspor, khususnya hasil pertanian utamanya beras dan kacang-kacangan.
d. Sebelum majapahit telah adanya kerajaan-kerajaan jawa timur yang merintisnya, khususnya Singasari dan Kertanegara. Gagasan Nusantara telah diperoleh dan pelaksanaanya sebagian telah dilakukan
e. Munculnya tokoh-tokoh kerajaan, seperti Raden Wijaya, Hayam Wuruk, dan Patih Gajah Mada yang melaksanakan gagasan nusantara (Sumpah Palapa-nya).
f. Tidak ada lagi saingan kerajaan di Indonesia. Sriwijaya sudah semakin lemah setelah serangan dari Cholamandala, sedangkan Kediri akibat siasat yang dikeluarkan Raden Wijaya.
g. Di luar Indonesia, tidak ada lagi kerajaan besar yang dapat menjadi perintang. Kerajaan Cholamandala di india dan dinasti Yuan di Cina terpecah-pecah setelah raja atau kaisar besarnya meninggal.

 

Sedangkan, Kemunduran Kerajaan Majapahit dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya yaitu :
a. Sistem pemerintahan yang menggunakan otonomi daerah, sehingga menyebabkan banyak daerah yang melepaskan diri.
b. Perang saudara (Perang Paregreg) yang dilakukan oleh Wirakramawardhana dan Bhre Wirabumi menyebabkan kekuasaan majapahit semakin lemah.
c. Kemunduran ekonomi dan perdagangan mengakibatkan banyak daerah yang melepaskan diri.
d. Pengaruh perkembangan agama islam didaerah pesisir jawa menyebabkan tidak lagi tunguk kepada Majapahit.

 

Sekian dari informasi ahli mengenai sejarah kerajaan majapahit, semoga tulisan dari informasi ahli terkait dengan sejarah kerajaan majapahit dapat bermanfaat bagi pembaca.

Sumber Buku : Dalam Tulisan Sejarah Kerajaan Majapahit :

– M. Junaedi Al Anshori, 2010. Sejarah Nasional Indonesia : Masa Prasejarah Sampai Masa Proklamasi. Penerbit PT Mitra Aksara Panaitan : Jakarta.
 
Gambar Artikel Sejarah Kerajaan Majapahit

Gambar Artikel Sejarah Kerajaan Majapahit

togel online
Sejarah Kerajaan Majapahit | ali samiun | 4.5