Tata Cara Penerbitan Saham Reksa Dana Syariah

Loading...

Hai pembaca, kali ini informasi ahli akan memberikan infomasi mengenai Tata Cara Penerbitan Saham Reksa Dana Syariah.

Penerbitan Sahan Reksa Dana Syariah, emiten yang melakukan penawaran umum saham reksa dana syariah wajib:
1. Mengikuti ketentuan umum pengajuan pernyataan pendaftaran, peraturan pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum reksa dana berbentuk perseroan serta ketentuan tentang penawaran umum yang terkait lainnya.
2. Mencantumkan ketentuan dalam kontrak pengelolaan dan/ atau kontrak penyimpanan reksa dana serta informasi tambahan dalam prospektus hal-hal sebagai beirikut:

a. Dalam anggaran dasar emiten dimuat ketentuan bahwa kegiatan usaha serta cara pengelolaan usahanya dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip syariah dipasar modal.
b. Kebijakan investasi reksa dana tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah dipasar modal.
c. Jenis usaha, jasa yang diberikan, aset yang dikelola, akad dan cara pengelolaan emiten dimaksud tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah di pasar modal
d. Memiliki anggota direksi, wakil manajer investasi, dan penanggung jawab atas investasi atas pelaksanaan kegiatan kustodian pada bank kustodian yang mengerti kegiatan-kegiatan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah di pasar modal.
e. Mekanisme pembersih kekayaan emiten dari unsur-unsur yang bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah di pasar modal.
f. Dana kelolaan emiten syariahnya hanya dapat diinvestasikan pada efek yang tercantum dalam daftar efek syariah yang ditetapkan oleh Bapepam dan LK atau pihak lain yang diakui oleh Bapepam dan LK.

Dalam hal penerbitan Unit Penyertaan Reksa Dana Syariah Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif (KIK), pihak yang melakukan penawaran umum unit penyertaan reksa dana syariah berbentuk KIK wajib:
a. Mengikuti ketentuan umum pengajuan pernyataan pendaftaran, peraturan penyertaan pendaftaran dalam rangka penawaran umum reksa dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif serta ketentuan penawaran umum terkait yang lainnya.

b. Mencantumkn ktentuan dalam KIK dan informasi tambahan dalam prospektus hal-hal berikut:
1) Kebijakan investasi reksa dana tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah di pasar modal.
2) Wakil manajer investasi yang melaksanakan pengelolaan reksa dana dan penanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan kustodian pada bank kustodian mengerti kegiatan-kegiatan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah di pasar modal.
3) Tambahan kata “syariah” pada nama reksa dana diterbitkan.
4) Mekanisme pembersihan kekayaan reksa dana dari unsur-unsru yang bertentangan dengan prinsp-prinsip syaruah di pasar modal.
5) Dana kelolaan reksa dana syariahnya hanya dapat diinvestasikan pada efek yang tercantum dalam daftar efek syariah yang ditetapkan oleh Bapepam dan LK atau pihak lain yang diakui oleh Bapepam dan LK.

Direksi, manajer investasi, dan/atau bank kustodian wajib melaksankan seluruh ketentuan yang diatur dalam kontrak pengelolaan, kontrak penyimpanan, atau KIK. Bank kustodian wajib menolak intruksi manajek investasi secara tertulis dengan tembusan kepada Bapepam dan LK apabila pelaksanaan instruksi tersebut mengakibatkan portofolio reksa dana terdapat efek selain efek yang tercantum dalam daftar efek syariah yang ditetapkan oleh Bapepam dan LK atau pihak lain yang diakui oleh Bapepam dan LK.

Dalam hal portofolio reksa dana tersebut efek selain efek yang tercantum dalam daftar efek syariah yang ditetapkan oleh Bapepam dan LK atau pihak lain yang diakui oleh Bapepam dan LK yang bukan oleh tindakan manajer investasi dan Bank kustodian, maka:

1. Manajer investasi wajib, menjual efek paling lambat akhir hari kerja ke-2 setelah diketahuinya efek tersebut tidak lagi tercantum dalam daftar efek syariah yang ditetapkan oleh Bapepam dan LK atau pihak lain yang diakui Bapepam dan LK, dengan ketentuan selisih lebih harga jual dari nilai pasar wajar efek pada saat efek tersebut masih tercantum dalam daftar efek syariah yang ditetapkan oleh Bapepam dan LK, atau pihak lain yang diakui Bapepam dan LK, dipisahkan dari perhitungan Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana syariah dan diperlakukan sebagai dana nasional.

2. Bank kustodian wajib menyampaikan kepada Bapepam dan LK serta pemegang efek reksa dana, informasi tentang perolehan selisih lebih penjualan efek dan informasi tentang penggunaannya sebagai dana sosial selambat-lambatnya pda har ke-12 setiap bulan (jik ada).

Dalam hal karena tindakan manajer investasi dan bank kustodian, mengakibatkan portofolio reksa dana terdapat efek selain efek syariah yang tercantum oleh Bapepam dan LK atau pihak lain yang diakuinya, maka Bapepam dan LK dapat:

1. Melarang manajer investasi dan bank kustodian untuk melakukan penjualan unit penyertaan reksa dana baru.
2. Melarang manajer investasi dan bank kustodan untuk mengalihkan kekayaan reksa dana selain dalam rangka pembersihan kekayaan reksa dana dari unsur-unsur yang betentangan dengan prinsip-prinsip syariah di pasar modal.
3. Mewajibkan manajer investasi dan bank kustodian secara tanggug renteng untuk membeli portofolio yang bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah di pasar modal sesuai dengan harga perolehan dalam waktu yang ditetapkan oleh Bapepam dan LK.
4. Mewajibkan manajer investasi untuk mengumumumkan kepada publik larangan dan/atai kewajiban yang ditetapkan Bapepam dan LK sesegera mungkin paling lambat akhir kerja ke-2 setelah diterimanya surat Bapepam dan LK, dalam 2 surat kabar harian berbahasa Indonesia dan berperedaran nasional atas biaya transfer manajer investasi dan bank kustodian.

Dalam hal manajer investasi dan/atau bank kustodian tidak mematuhi larangan dan/atau tidak melaksankan kewajiban yang telah ditetapkan Bapepam dan LK, maka Bapepam dan LK berwenang untuk:
1. Mengganti manajer investasi dan/atau bank kustodian atau
2. Membubarkan reksa dana tersebut.

Sekian dari informasi ahli terkait dengan Tata Cara Penerbitan Saham Reksa Dana Syariah, semoga tulisan dari informasi ahli mengenai Tata Cara Penerbitan Saham Reksa Dana Syariah dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian.

Tata Cara Penerbitan Saham Reksa Dana Syariah